18 Mei 2020
Oleh: Unshita Rini, S.Pd
Disampaikan Suci
Ayu Anisa pada Lomba Pidato
Bahasa Indonesia kategori
TKA-FASI VIII Jawa Timur, tanggal 27-29 Juni 2011
#Juara 1
Assalamu’alaikum
warohmatullahi wabarokaatuh.
Tanam pinang
rapat-rapat, Agar puyuh tak dapat lari...
Salam pertama kurang
dihormat, Lebih baik diulang lagi...
Assalamu’alaikum
warohmatullahi wabarokaatuh.
Bagaimana kabar teman-teman
hari ini?.........Alhamdulillah……..semuanya baik, ya?
Nah teman-teman, itu
karena Allah yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya pada kita sekalian.
Sholawat dan salam
semoga tetap dilimpahkan bagi nabi Muhammad, Rosulullah…
Eh teman-teman, sudah
bisa ngaji belum? MasyaAllah…ada yang belum bisa?................Padahal
mengaji itu mudah lho, asalkan kita mau belajar………Betul…..betul…….betul……..?
Seperti sabda nabi
Muhammad....
Artinya :
Sebaik-baik kamu sekalian adalah, yang
mempelajari Al-qur’an dan mengajarkannya. (hadits riwayat Bukhori)
Nah sekarang siapa yang
tahu, kitab suci kita apa namanya? Ya……..betul sekali! Namanya Al-Qur’an.
Kitab suci Al-Qur’an
Allah turunkan pada nabi Muhammad, melalui malaikat Jibril. Al-Qur’an berisikan
firman-firman Allah. Allah menurunkannya tidak langsung banyak teman-teman, tapi sedikit-sedikit.
Teman-teman yang aku
sayangi….
Pertama kali Allah
menurunkan firman-Nya, saat nabi Muhammad sedang menyepi di Gua Hiro. Saat itu,
Muhammad sedang sedih.... sekali,
memikirkan umatnya, karena tidak ada lagi yang menyembah Allah. Mereka lebih
senang menyembah berhala. Itu lho…patung-patung yang terbuat dari kayu, yang
mereka buat sendiri.
Firman Allah yang
pertama kali turun adalah surat
Al-Alaq sebanyak 5 ayat. Allah turunkan pada tanggal 17 Ramadhan.
Nah teman-teman,
setelah menerima firman Allah itulah, maka secara resmi, Muhammad diangkat
menjadi Nabi. Untuk siapa?.....Ya….
untuk kita semua.
Hadirin sekalian yang
dimuliakan Allah…
Allah menurunkan
kitab-Nya tidak hanya Al-Qur’an saja. Ada kitab
Zabur diturunkan pada nabi Daud, kitab Taurat diturunkan pada nabi Musa, dan
kitab Injil diturunkan pada nabi Isa. Al-Qur’an
ini Allah turunkan sebagai penyempurna dari kitab-kitab terdahulu.
Perlu teman-teman
ketahui, Al-Qur’an itu indah lho, Al-Qur’an itu keren, Al-Qur’an itu, beda
dengan yang lain!
Coba
perhatikan....Dalam surat
Al-Ikhlas yang jumlahnya 4 ayat misalnya.
Audzubillahiminassyaithonirrojiim....
Subhanallah....indah
bukan?....semua berakhir sama...sungguh Allah Penyair yang ulung..
Dari ujung timur sampai
ujung barat, dari ujung utara hingga ujung selatan, bahasa Al-Qur’an tetaplah
sama, yaitu bahasa Arab. Mau orang Inggris, orang Jawa atau orang Madura
sekalipun, kalau mau takbir, ya tetap Allahu Akbar. Bukan God is a big..,atau
Gusti Allah ingkang ageng..... atau Allah se raje....jadi kalau sholat
berjamaah, dari manapun asalnya, ya tetap satu bahasa. Itu bukti Al-Qur’an
keren, bisa menyatukan seluruh umat manusia…
Teman-teman juga harus
tahu, sejak Al-Qur’an diturunkan sampai detik inipun, tidak pernah berubah. Meskipun
tidak pernah berubah, tapi Al-Qur’an selalu up to date, tidak ketinggalan
jaman! Tidak seperti yang lain, selalu dirubah sesuai dengan keinginan manusia. Pernah beberapa orang berniat jahat, mencoba
mengganti beberapa ayat dalam Al-Qur’an....tapi tidak berhasil. Karena Allah
telah berjanji untuk selalu menjaga Al-Qur’an.
Seperti firman Allah
dalam surat
Al-Hijr ayat 9:
Artinya:
Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan
Al-Qur’an dan Kamilah yang memeliharanya.
Sekarang
saya mau tanya lagi…
Mengapa
kita masih memerlukan Al-Qur’an? Bukankah sudah ada ilmu dan teknologi yang
sudah bisa mengantarkan manusia sampai ke bulan? Bukankah manusia sudah merasa
dirinya sangat pandai, karena dapat membuat ini dan itu?
Coba
kita cermati kasus ini...
Ada
teman, fulan namanya , dia sangat pandai. Dia duduk di bangku SD. Nilainya bagus-bagus. Tetapi
betapa sedihnya ayah dan ibunya, karena
fulan selalu membentak kedua orang tuanya….sungguh anak yang…..(durhaka)
...naudzubillahi min dzalik!....
Nah,
sekarang siapa yang pernah berjalan dalam gelap?....Hiiii…..serammm. Tidak
kelihatan apa-apa. Tapi kalau pakai obor, pasti tidak seram. Kita dapat melihat
semuanya, tidak perlu meraba lagi.
Allah
juga punya obor, lho. Obor Allah, jauh…..lebih bagus, lebih indah, lebih murni
dan….tanpa minyak.
Ayo
siapa tahu, bagaimana bentuk obor Allah? Bagus….obor Allah itu adalah
Al-Qur’an. Dengan Al-Qur’an jalan hidup
kita jadi terang benderang dan pasti tidak akan tersesat.
Oleh
karena itu teman-teman..tetaplah berpegang teguh pada Al-Qur’an, agar kita
tidak tersesat, karena Al-Qur’an sebagai penerang bagi umat manusia, pelita
hati kala dalam kegelapan.
Sebelum
saya akhiri, saya punya sesuatu,
Al-Qur’an, Al-Qur’an
Al-Qur’an firman Tuhan
Kitab suci jadi
pedoman, kawan
Pelajari serta
diamalkan.
Taurat,
Zabur dan Injil
Al-qur’an
penyempurnanya
Disampaikan
malaikat Jibril, teman
Diimani
bagi kita semua
Demikian
pidato saya kali ini, semoga bermanfaat…
Wassalamu’alaikum
warohmatulahi wabarokaatuh.
0 comments:
Post a Comment